SMAN 1 PENGASIH MEWUJUDKAN PENGHIJAUAN
Melihat 300 pasang tangan generasi muda bergerak serentak adalah bukti bahwa kepedulian belum runtuh. Angka 300 bukan sekadar jumlah, melainkan kekuatan besar yang siap menghijaukan kembali tanah Lendah. Tetaplah bangga menjadi bagian dari perubahan, karena sejarah kelestarian alam ini sedang kalian tulis hari ini!
Kerusakan lahan akibat pertambangan ilegal memerlukan aksi nyata generasi muda untuk memulihkan ekosistem agar kembali produktif. Wujud kepedulian ini dibuktikan pada Minggu, 14 Desember 2025 di Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo melalui aksi gotong-royong oleh 300 peserta, 35 Dewan Ambalan, dan 13 Pembina Pramuka. Di lokasi tersebut, seluruh personel melakukan penataan lahan sekaligus menanam bibit pohon alpukat sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam.
Pentingnya Aksi Nyata Kolektif untuk Masa Depan.
Kerusakan lahan akibat pertambangan ilegal terlalu besar jika dihadapi sendiri. Gerakan bersama dari 300 peserta, 35 Dewan Ambalan, dan 13 Pembina membuktikan bahwa pemulihan ekosistem hanya bisa terwujud melalui kerja sama yang solid. Menanam pohon alpukat bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret dan investasi nyata untuk menyelamatkan lingkungan demi generasi mendatang