Seni Anak Berkebutuhan Khusus Berbakti pada Budaya
Memberikan kesempatan kepada anak-anak disabilitas untuk mengenal situs budaya dan bisa berkarya melalui drama tari
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, diawali melalui kegiatan Susur Sejarah di berbagai situs budaya wilayah Wlingi, Talun, dan Gandusari untuk memberikan edukasi warisan sejarah secara inklusif kepada anak-anak berkebutuhan khusus, kemudian dilanjutkan pada hari kedua yang menampilakan pertunjukan utama Drama Tari Inklusif "Jejak Batu, Napas Peradaban" bersama sederet penampilan seni spektakuler dari berbagai SLB sebagai wujud pengejawentahan hasil edukasi lapangan.
Anak-anak disabilitas yang sering dianggap memiliki kekurangan memiliki hak untuk mencintai kebudayaannya sendiri dan mampu untuk berkarya dengan luar biasa.