Pramuka Racana UI Aksi Kemanusiaan Banjir Sumatera Barat

Kami dari Pramuka Racana UI melaksanakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi siswa dan guru yang terdampak bencana alam. Bencana menyebabkan kegiatan belajar mengajar terganggu dan berdampak pada ketersediaan perlengkapan pendidikan. Melalui proyek ini, kami berupaya mengurangi beban siswa dan guru dengan mendistribusikan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan aktivitas kepramukaan, seperti buku, alat tulis, sepatu, tas, meja dan kursi, serta berbagai perlengkapan lainnya. Tim Pramuka Racana UI yang terdiri dari 7 orang turut turun langsung ke lokasi terdampak untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Proyek sosial Pramuka Racana UI dilaksanakan di Jorong Labuah, SDN 14 Labuah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Lokasi ini dipilih karena masih merasakan dampak banjir yang cukup parah dan kondisi akses menuju sekolah membutuhkan dukungan. Pelaksanaan proyek dilakukan dengan turun langsung ke lokasi terdampak, berkoordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat setempat, serta mendistribusikan berbagai bantuan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan aktivitas siswa.

Dampak dari pelaksanaan proyek sosial ini adalah tersedianya dukungan bagi kegiatan Sekolah Darurat di SDN 14 Labuah, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan yang diberikan membantu siswa dan guru memperoleh akses terhadap perlengkapan dan fasilitas yang dibutuhkan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan dengan lebih baik. Proyek ini juga memberikan dukungan terhadap pemulihan aktivitas pendidikan setelah bencana serta membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para siswa.

Kami memperoleh banyak pembelajaran mengenai pentingnya mitigasi dan respons terhadap bencana, khususnya melalui pengalaman langsung di daerah terdampak. Saat kegiatan berlangsung, terjadi banjir susulan yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan proyek. Kondisi tersebut mengajarkan kami pentingnya kesiapsiagaan, kemampuan beradaptasi, koordinasi tim, serta pengambilan keputusan secara cepat di lapangan. Ke depan, proyek ini dapat ditingkatkan melalui perencanaan yang lebih matang, pemantauan kondisi wilayah secara berkala, serta koordinasi yang lebih baik dengan pihak sekolah, masyarakat, dan organisasi terkait.

Started Ended
Number of participants
22
Service hours
792
Beneficiaries
113
Location
Indonesia
Topics
Youth Programme
Youth Leadership
Partnerships
Humanitarian action
Initiatives
Peace and Community Engagement

Share via

Share