Pramuka Menanam
Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi ketahanan pangan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Perubahan iklim, fluktuasi harga bahan pangan, serta ketergantungan terhadap pasokan dari daerah tertentu sering menyebabkan harga komoditas pangan menjadi tidak stabil. Salah satu contoh yang sering dirasakan masyarakat adalah kenaikan harga cabai yang cukup signifikan pada waktu-waktu tertentu, sehingga berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.
SMK Negeri 5 Makassar, Gerakan ini memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan sekolah untuk ditanami berbagai bibit tanaman pangan, khususnya cabai sebagai salah satu komoditas yang sering mengalami fluktuasi harga. Kegiatan ini melibatkan anggota Pramuka dalam proses mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, hingga panen.
Lingkungan sekolah sebagai pusat pendidikan terkhusus anggota muda pramuka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, kemandirian, serta keterampilan hidup kepada generasi muda. Melalui kegiatan Gerakan Kebun Pramuka ini, peserta didik hingga warga sekolah lainnya tidak hanya belajar tentang pertanian sederhana, tetapi juga memahami pentingnya ketahanan pangan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.