Wanabakti Regenerasi Hijau, Kloning Kehidupan
REGENERASI HIJAU, KLONING KEHIDUPAN
Saka Wanabakti Bhre Wirabhumi dan Saka Wanabakti Kawah Ijen Bergerak Menjaga Alam
Banyuwangi — Kepedulian terhadap alam tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Dari sebatang pohon, sebuah tunas, dan tangan yang mau belajar merawatnya, aksi nyata untuk lingkungan dapat dimulai.
Semangat tersebut dibawa anggota Saka Wanabakti Bhre Wirabhumi bersama Saka Wanabakti Kawah Ijen dalam kegiatan aksi kepada alam di Buper Taman Widya Giri, Banyuwangi, Minggu (13/9/2026). Kegiatan melibatkan 9 anggota Saka Wanabakti dengan pendampingan 4 Pamong Saka.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran untuk menumbuhkan kepekaan anggota Pramuka terhadap kondisi lingkungan, termasuk perubahan iklim dan meningkatnya suhu lingkungan.
Tidak sekadar menanam pohon, anggota mempelajari teknik perbanyakan vegetatif buatan, seperti stek, cangkok, dan merunduk. Beberapa tanaman yang digunakan dalam praktik antara lain murbei, berbagai jenis waru, serta kelompok Ficus atau beringin.
Peserta juga dikenalkan pada berbagai media perbanyakan. Untuk media air digunakan campuran vitamin B1 maupun cacahan bawang merah sebagai perangsang akar. Sementara media tanah memanfaatkan kombinasi tanah humus, kompos, pasir, sekam bakar, dan sekam lapuk.
Pembelajaran ini menegaskan bahwa menjaga alam bukan hanya tentang menanam, tetapi juga memahami proses kehidupan, merawat, mengamati, dan memastikan tanaman tumbuh hingga siap ditanam kembali di lingkungan masyarakat.
Hasil stek selanjutnya akan dirawat bersama hingga siap tanam dan diproyeksikan menjadi bagian dari aksi lingkungan di masyarakat.
Bagi kedua Saka Wanabakti tersebut, kegiatan ini menjadi langkah mempersiapkan Pramuka agar mampu menerjemahkan kepedulian terhadap alam menjadi tindakan nyata. Semangat tersebut sejalan dengan Trisatya, khususnya tekad ikut serta membangun masyarakat, serta semangat WOSM dan SDGs dalam mendorong aksi sosial dan lingkungan.
Dari satu stek, lahir kehidupan baru. Dari kehidupan baru, tumbuh kepedulian. Dan dari kepedulian, Pramuka bergerak untuk masyarakat dan alam.
Topics
Humanitarian action
Nature and Biodiversity
Healthy Planet
SDGS