Profile picture for user Khaidir Marzuki_1
Indonesia

Penggalang SMPIK Nurul Quran Aceh Tempuh TKU dan TKK Melalui Simulasi Penjelajahan Bersama Pramuka MAN 2 Banda Aceh

Semangat kepramukaan tampak hidup di halaman SMPIK Nurul Quran Aceh, Meunasah Manyet, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan kepramukaan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi para Pramuka Penggalang dalam menempuh Tanda Kecakapan Umum (TKU) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) melalui metode pembelajaran berbasis praktik lapangan.

Kegiatan dikemas dalam bentuk simulasi penjelajahan yang terbagi ke dalam beberapa pos ujian, yakni Pos Dasa Dharma Pramuka, Pos Sandi, Pos Pionering, Pos Semaphore (Smapore), serta Pos Masak Rimba. Setiap pos dirancang untuk menguji keterampilan, pengetahuan, serta sikap peserta sesuai dengan nilai-nilai dasar kepramukaan.

Partisipasi aktif datang dari Pramuka MAN 2 Banda Aceh yang turut ambil bagian sebagai fasilitator lapangan. Mereka ditugaskan membantu para pembina dalam mengelola jalannya ujian di setiap pos, memastikan kegiatan berjalan sistematis, aman, dan edukatif. Hadir dalam rombongan ini Kak Khaidir Marzuki selaku pembina, bersama Dewan Ambalan Pocut Meurah Intan: Syakila Humaira (Pradana), Alyfah Alyana (Juru Adat), dan Aulia Alrasyqa (Kerani) yang berperan aktif dalam mendukung teknis kegiatan.

Pembina Pramuka SMPIK Nurul Quran Aceh, Kak Deni, dalam ulasannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan karakter peserta didik. Ia menekankan bahwa pendekatan simulasi penjelajahan mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam satu rangkaian kegiatan yang utuh. “Melalui pos-pos ujian ini, peserta tidak hanya diuji pengetahuannya, tetapi juga sikap, kerja sama, dan ketangguhan mereka dalam menghadapi tantangan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kak Rohaya, selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan yang juga bertindak sebagai pembina upacara pelantikan, menegaskan bahwa pencapaian TKU dan TKK bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengakuan atas proses panjang yang telah dilalui peserta. “Pelantikan ini adalah simbol kesiapan adik-adik untuk naik tingkat dalam tanggung jawab dan pengabdian sebagai Pramuka. Nilai-nilai yang ditanamkan hari ini diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya dalam amanat upacara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kak Rabiulyani selaku pembina dan guru BK, serta Kak Alif sebagai pembina putra, yang bersama-sama memberikan pendampingan dan penguatan kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Pada penghujung acara, dilaksanakan upacara pelantikan TKU Pramuka Ramu dan Rakit, serta penyematan TKK kepada peserta yang telah menyelesaikan Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi penanda keberhasilan peserta dalam menempuh tahapan pembinaan kepramukaan.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi teknis kepramukaan, tetapi juga mempererat sinergi antar gugus depan, khususnya antara Pramuka SMPIK Nurul Quran Aceh dan Pramuka MAN 2 Banda Aceh. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan.

 

Number of participants
35
Youth development hours
210
Location
Topics
Communications and Scouting Profile
Partnerships
Youth Programme
Initiatives
Skills for Life

Share via

Share