Profile picture for user Khaidir Marzuki_1
Indonesia

Pramuka Saka Rintisan SAR Banda Aceh Gelar Psikososial Trauma Healing bagi Anak Penyintas Bencana Aceh

Kegiatan psikososial trauma healing ini dilatarbelakangi oleh kondisi anak-anak penyintas bencana hidrometeorologis di Aceh yang tidak hanya membutuhkan bantuan logistik, tetapi juga pendampingan emosional dan psikologis. Trauma akibat bencana dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan mental dan sosial anak apabila tidak ditangani secara tepat.

Semangat kemanusiaan serta komitmen Pramuka Saka Rintisan SAR Banda Aceh untuk hadir sebagai garda terdepan dalam aksi respons bencana menjadi motivasi utama kegiatan ini. Sinergi bersama Puskornas Pramuka Peduli Aceh memperkuat tekad untuk menghadirkan pemulihan yang menyeluruh, tidak hanya pada aspek fisik tetapi juga pada pemulihan harapan dan keceriaan anak-anak di wilayah terdampak.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026, di Dusun Lhok Pungki, Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara—wilayah yang terdampak parah dan sempat terisolir pascabencana. Tim relawan diberangkatkan secara resmi oleh Ka. Mabisaka Rintisan SAR dengan pembekalan terkait respons cepat, profesionalisme, serta keselamatan dalam bertugas.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan Posko Puskornas Pramuka Peduli Aceh untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran. Kegiatan trauma healing dikemas dalam bentuk permainan edukatif, hiburan interaktif melalui program TV Tutue, serta aktivitas kelompok yang membangun kembali rasa percaya diri dan keceriaan anak-anak. Selain layanan psikososial, tim juga menyalurkan paket tas sekolah dan snack, menyediakan akses internet gratis untuk komunikasi, serta menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan humanis, disiplin terhadap prosedur keselamatan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka.

Kegiatan ini memberikan dampak signifikan terhadap pemulihan psikologis anak-anak penyintas bencana. Tawa dan keceriaan yang kembali terlihat menjadi indikator awal keberhasilan pendekatan trauma healing yang dilakukan. Anak-anak memperoleh ruang aman untuk mengekspresikan diri, berinteraksi, dan perlahan mengurangi rasa takut akibat pengalaman bencana.

Bagi masyarakat, kehadiran Pramuka Saka Rintisan SAR Banda Aceh bersama Puskornas Pramuka Peduli Aceh menghadirkan dukungan moral dan rasa tidak sendiri dalam menghadapi situasi sulit. Sementara bagi anggota Pramuka sendiri, kegiatan ini memperkuat kapasitas kepemimpinan, solidaritas tim, serta komitmen pengabdian sosial. Secara lebih luas, kegiatan ini menegaskan peran strategis Gerakan Pramuka sebagai organisasi kepemudaan yang responsif, profesional, dan berintegritas dalam aksi kemanusiaan di Aceh.

Pelaksanaan kegiatan ini memberikan pembelajaran penting mengenai kompleksitas penanganan pascabencana, khususnya dalam aspek psikososial. Tim relawan memahami bahwa pendekatan empatik, komunikasi yang humanis, serta kemampuan membangun suasana aman dan nyaman menjadi kunci dalam membantu anak-anak mengurangi trauma.

Selain itu, koordinasi lintas lembaga, manajemen logistik, dan kesiapsiagaan menghadapi medan yang sulit juga menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota. Ke depan, program serupa dapat dikembangkan dengan pelatihan khusus terkait psikologis anak bagi relawan, peningkatan standar operasional prosedur trauma healing, serta memperluas cakupan layanan agar menjangkau lebih banyak wilayah terdampak secara berkelanjutan.

Started Ended
Number of participants
72
Service hours
1728
Beneficiaries
999
Location
Indonesia
Topics
Humanitarian action
Partnerships
Good Governance
Initiatives
Skills for Life
Health and Wellbeing
Action type
recover
Actions
Raise awareness about the environment in your community

Share via

Share