Merawat Ikon Kota Lewat Aksi Bersih Patung Kuda
Dalam wujud nyata mendukung SDGs Tujuan 11 (Kota Berkelanjutan), Saka Wanabakti dan Saka Bhayangkara Sumba Timur berkolaborasi membersihkan ikon Patung Kuda di Waingapu. Motivasi utamanya adalah melestarikan identitas budaya dan meningkatkan estetika kota agar lebih bersih serta nyaman bagi warga, serta untuk memperingati Hari Kepanduan Sedunia 2026.
Proyek ini dilaksanakan melalui gotong royong terstruktur di mana anggota kedua Saka menyisir area patung untuk memungut sampah. Mengingat sebagian besar sampah yang ditemukan adalah jenis non-organik, tindakan ini bertujuan untuk mengurangi dampak pencemaran langsung di lokasi ikon kota. Sinergi ini tidak hanya mempercantik ikon kota secara instan, tetapi juga menanamkan karakter kerja sama dan tanggung jawab sosial pada anggota Pramuka untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Proyek ini mengajarkan pentingnya kolaborasi lintas Saka (SDG 17) untuk menyelesaikan masalah lingkungan secara efektif. Anggota Pramuka belajar bertanggung jawab atas ruang publik dan memahami bahaya sampah non-organik bagi ekosistem kota. Selain itu, aksi ini menekankan nilai kedisiplinan dan gotong royong yang terstruktur, dimulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.