Gerakan Sekolah Bersih dan Hijau
Proyek ini terinspirasi dari keprihatinan saya melihat sampah tercampur dan dedaunan menumpuk di area sekolah. Sebagai anggota Pramuka yang memegang teguh Dasa Darma “Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”, saya tergerak untuk tidak sekadar diam. Saya ingin menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman. Melihat perubahan nyata dari halaman sekolah yang tadinya kotor menjadi rapi dan terpilah memberikan kepuasan tersendiri yang membuat saya semakin mencintai aksi sosial ini.
Proyek bakti sosial lingkungan ini bertujuan mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan asri. Kegiatan dimulai dari halaman depan, lalu dilanjut ke halaman tengah, koridor, hingga area belakang sekolah. Sampah yang dikumpulkan dipilah menjadi 2: 1. Sampah Organik: dedaunan kering, sisa makanan, ranting dan lain-lain 2. Sampah Anorganik: botol plastik, kaleng, gelas plastik, dan lain-lain
Gerakan Sekolah Bersih dan Hijau merupakan kegiatan gotong royong membersihkan halaman sekolah dengan mengumpulkan dan memilah sampah organik serta anorganik. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, serta meningkatkan kepedulian warga sekolah terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui aksi ini, kami berharap budaya menjaga kebersihan menjadi kebiasaan bersama.
Melalui proyek ini, saya belajar pentingnya kerja sama tim, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Saya juga mendapatkan pemahaman langsung tentang cara memilah sampah (organik dan anorganik) serta menyadari bahwa aksi nyata sederhana dapat membawa dampak positif bagi kenyamanan seluruh warga sekolah.