Pengenalan Budidaya Ikan dalam Drum (Budikdamber)
Selain mempelajari pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah, anggota Pramuka MAN 2 Banda Aceh juga mendapatkan edukasi mengenai Budidaya Ikan dalam Drum (Budikdamber) sebagai salah satu solusi ketahanan pangan yang dapat diterapkan pada lahan terbatas. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada konsep budidaya ikan yang memanfaatkan drum atau wadah sederhana sebagai media pemeliharaan ikan, sehingga dapat dilakukan oleh masyarakat di lingkungan rumah tanpa memerlukan kolam yang luas.
Para peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan persiapan media budidaya, pemilihan jenis ikan yang sesuai, pengelolaan kualitas air, hingga teknik perawatan yang baik agar pertumbuhan ikan dapat berlangsung secara optimal. Melalui kegiatan ini, peserta memahami bahwa budidaya ikan dapat menjadi alternatif pemanfaatan lahan sempit yang produktif sekaligus mendukung kebutuhan pangan keluarga.
Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan Azolla sebagai pakan alami yang bernilai gizi tinggi bagi ikan. Narasumber menjelaskan bahwa Azolla merupakan tanaman air yang mudah dibudidayakan, memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, serta dapat menjadi alternatif pakan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Peserta melihat secara langsung bentuk dan cara pemanfaatan Azolla dalam sistem budidaya ikan yang berkelanjutan.
Tidak hanya menggunakan Azolla, peserta juga mempelajari penggunaan pelet ikan sebagai pakan tambahan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ikan secara optimal. Dijelaskan bahwa kombinasi pemberian Azolla dan pelet dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ikan sehingga pertumbuhan menjadi lebih baik dan produktivitas budidaya dapat meningkat. Melalui sesi ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai keterkaitan antara pengelolaan lingkungan, ketahanan pangan, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Kegiatan pengenalan Budikdamber ini menjadi salah satu pengalaman yang menarik bagi anggota Pramuka MAN 2 Banda Aceh karena memberikan contoh nyata bagaimana konsep keberlanjutan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain berkontribusi terhadap penyediaan sumber pangan, metode ini juga mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan ruang yang tersedia serta mendukung terciptanya lingkungan yang produktif dan ramah lingkungan.