Penanaman Pohon Mangrove di Cukunyinyi

Kami terinspirasi untuk menciptakan fungsi hutan mangrove sebagai “paru-paru pesisir”. Hal ini dikarenakan mangrove bukan hanya pohon – ia adalah sistem pertahanan alam, rumah bagi kepiting dan udang, serta penyimpan karbon yang maha dahsyat.

Penanaman Mangrove Cukunyinyi dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap persiapan (survei lokasi, pengadaan bibit dari kebun bibit setempat, pembersihan sampah-sampah di sekitar pesisir). Tahap penanaman dilaksanakan selama 2 jam secara terstruktur. Setiap peserta telah disiapkan bibit dan alat pelindung bibit.

Dari penanaman mangrove ini saya belajar melepaskan mentalitas instan, karena aksi lingkungan adalah warisan jangka panjang yang hasilnya mungkin baru dirasakan generasi mendatang. Saya juga belajar merendahkan hati dan mendengarkan kearifan lokal dari nelayan setempat yang tahu persis bagaimana posisi pasang surut air laut menentukan jenis bibit yang cocok, sesuatu yang tidak saya temukan di internet.

Number of participants
29
Service hours
116
Beneficiaries
31
Location
Indonesia
Topics
Nature and Biodiversity
Healthy Planet
Growth

Share via

Share