Profile picture for user moerdjilah71@gmail.com
Indonesia

Praktik Baris Berbaris untuk Disabilitas Rungu

Setiap anak, termasuk penyandang disabilitas rungu, berhak memperoleh kesempatan sama untuk belajar dan berpartisipasi. Praktik baris-berbaris banyak menggunakan aba-aba verbal dapat menjadi tantangan bagi mereka, terdoronglah mengembangkan materi dengan demonstrasi visual, bahasa isyarat, dan gerakan yang jelas. Tujuan proyek ini adalah menciptakan pembelajaran yang inklusif, membangun kedisiplinan, kerja sama, keberanian, dan kepercayaan diri anak (peserta TTL) dengan disabilitas rungu.

Mengembangkan praktik baris-berbaris yang ramah bagi peserta TTL disabilitas rungu, dengan instruksi visual, bahasa isyarat, demonstrasi gerakan, dan contoh langsung. Kegiatan bertahap dari pengenalan gerakan dasar, sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, hingga gerakan berjalan dan formasi kelompok. Peserta melakukan praktik berulang didampingi dan feedback pembina. Melalui metode ini, peserta dapat mengikuti lebih mudah, aktif kerja sama, disiplin, kompak, berani, dan percaya diri.

Pembelajaran inklusif butuh metode komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan tiap peserta. Dalam praktik baris-berbaris bagi disabilitas rungu, penggunaan demonstrasi visual, bahasa isyarat, dan gerakan yang jelas sangat membantu peserta memahami instruksi. Pentingnya kesabaran, kreativitas, kerja sama, dan konsistensi dalam memberikan pendampingan. Keterbatasan pendengaran bukanlah hambatan untuk berprestasi apabila diberikan kesempatan, metode, dan lingkungan belajar yang tepat.

Number of participants
36
Service hours
72
Beneficiaries
144
Location
Indonesia
Topics
Interpersonal skills
Leadership
Youth Leadership

Share via

Share