Ketangkasan dalam Pembuatan Dragbar
Matahari sore itu bersinar cukup terik di lapangan SMP Negeri 2 Nanga Pinoh, namun semangat para anggota Pramuka Penggalang tidak surut sedikit pun. Hari itu, jadwal latihan rutin diisi dengan materipenting tentang Pembuatan Tandu Darurat (Dragbar) yang diiukuti oleh 257 anggota pramuka penggalang dengan rincian 15 regu putra dan 18 regu putri.
Kakak Pembina meniup peluit panjang, mengumpulkan regu-regu di tengah lapangan. "Bayangkan kalian sedang di tengah hutan dan salah satu teman kalian mengalami cedera kaki. Tidak ada ambulans, yang ada hanya tongkat dan tali," seru Kakak Pembina memulai simulasi.
Setiap regu langsung sigap mengeluarkan perlengkapan wajib: dua buah tongkat pramuka berukuran 160 cm dan dua utas tali tambang pramuka berukuran 5 meter. Suasana menjadi riuh namun teratur dengan bunyi gesekan tali dan ketukan tongkat.
Para penggalang mulai menerapkan Simpul Pangkal sebagai fondasi di ujung tongkat, lalu dengan lincah jemari mereka menganyam tali membentuk jaring-jaring yang kuat menggunakan Ikatan Palang. Fokus utama mereka bukan hanya kecepatan, melainkan kekuatan ikatan agar "korban" tidak terjatuh saat dievakuasi.
Latihan ini bukan sekadar permainan tali-temali, melainkan media pembelajaran yang kaya manfaat bagi siswa SMP Negeri 2 Nanga Pinoh, antara lain:
1. Keterampilan Penyelamatan (Life Skill), memberikan bekal praktis bagi siswa untuk bertindak cepat dalam situasi darurat atau kecelakaan sebelum bantuan medis tiba.
2. Kerja Sama Tim (Teamwork), pembuatan tandu tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan koordinasi yang baik antara pemegang tongkat dan penganyam tali agar hasilnya seimbang.
3. Melatih Ketelitian dan Kesabaran, Satu simpul yang salah bisa membuat tandu menjadi tidak aman. Di sini, penggalang belajar bahwa detail kecil sangat menentukan hasil akhir.
4. Kekuatan Fisik dan Mental yaitu Menggotong tandu melatih ketahanan fisik serta menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab terhadap keselamatan orang lain.
Kegiatan sore itu ditutup dengan evaluasi dan pembersihan lapangan, meninggalkan jejak keterampilan yang mungkin suatu saat akan menyelamatkan nyawa.
Topics
Interpersonal skills
Personal safety
Youth Engagement
Youth Programme
SDGS